30 Agustus 2014

TINGKAT KESULITAN USAHA AIR ISI ULANG DENGAN AIR SUMUR BOR YANG MENGANDUNG KADAR BESI TINGGI

TINGKAT KESULITAN USAHA AIR ISI ULANG DENGAN AIR SUMUR BOR  YANG MENGANDUNG KADAR BESI TINGGI, merupakan di lema bagi kita yang punya usaha air isi ulang ro dengan bahan bakua air yang berasal dari sumur bor apabila kondisi airnya mengandung kadar besi diatas 2 ml/liter air, mengapa demikian ??? Sebab untuk sistem penyaringan atau filterrisasinya sangatlah rumit selain membutuhkan media filter khusus dengan harga yang relatif sangat mahal, juga kita harus extra ketat dalam mengontrol filter-filter pembantu untuk mendapatkan hasil air seperti yang kita inginkan untuk siap di minum langsung, apalagi jika modal usaha kita terlalu minim alias senin kemis.

Namun semua itu bisa di siasati apabila penjualan air kita bagus, sebab tidak ada kata tidak bisa jika kita mau melakukan, sebab semakin sulit prosesnya membuat kita semakin berfikir keras dan harus berfikir cerdas guna menemukan solusinya.  Ada orang tua yang memberi motivasi “ BISA GAK BISA KITA HARUS BISA” Udah yakin aja sama Tuhan, kita berusaha dan berdoa ,Yakin kita akan mendapatkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi, sebab semua kesulitan pasti ada jalan keluarnya yang penting kita mau menjalani prosesnya dengan sungguh-sungguh.

TINGKAT KESULITAN USAHA AIR ISI ULANG DENGAN AIR SUMUR BOR  YANG MENGANDUNG KADAR BESI TINGGI, memang cukup membuat kita bingung apalagi kita tidak punya pengetahuan tentang sifat-sifat kimiawi pada air, sebab kita bukan orang yang punya basic pendidikan kimia air, ya cukup rumit juga sob, ya mau tak mau kita harus lebih banyak belajar secara otodidak  dengan cara mencari reverensi dari orang-orang yang telah mengalami problem yang sama, atau pada orang-orang yang punya pengetahuan tentang sifat kimia pada air, atau dengan banyak mencari informasi dari berbagai media termasuk salah satunya media elektronik.Sepengetahuan penulis yang bersumber dari pengalaman dan perjalanan membuat penyaringan air ro penulis sendiri, ada beberapa cara untuk mengurangi kadar besi yang tedapat dalam air baku sumur bor.

1.      Penyaringan awal sebelum air masuk pada sistem filterisasi
2.      Dengan sistem aerasi
3.      Dengan penggunaan media filter granular activated carbon (GAC) sebelum air masuk pada tangki air baku. 

1.      Penyaringan awal sebelum air masuk pada sistem filterisasi dengan menggunakan penyaringan tradisional dengan bahan pasir kasar, ijuk aren, batu kerikil, arang kayu yang terbaik arang kayu laut, arang kayu rambutan, arang kelapa dengan cara menyusun bahan-bahan media penyaring tersebut secara berlapis pada drum atau tempat yang telah kita persiapkan. Kelebihan dari cara ini bahan mudah didapat pembuatannya mudah dilakukan, tapi kekurangannya penggantian dan pencuciannya harus sering dilakukan.
2.      Dengan sistem aerasi, Sistem ini dilakukan dengan membiarkan air baku pada bak untuk beberapa waktu sebelum masuk sistem filterisasi selanjutnya, tujuannya agar kadar besi menjadi berkurang dengan terbawa oleh udara, dan membiarkan endapan lumpur yang terbawa air mengendap didasar bak atau tong, atau dengan memberi campuran clorine tablet, tawas atau kaporit dengan dosis dan ukuran tertentu, tujuannya memisahkan air jernih dan endapan lumpur turun kedasar bak bak atau tong ya biar air  jernihnya aja yang masuk sitem filter selanjutnya.Kelebihannya air jernih dan kadar logam atau polutan air berkurang, kelemahannya modal cukup besar dan air bisa berbau clorine, tawas atau kaporit jika dosis yang berlebihan.
3.      Dengan penggunaan media filter granular activated carbon (GAC) sebelum air masuk pada tangki air baku, untuk penggunaan GAC kita harus benar-benar selektif untuk membelinya, karena yang terbaik untuk mengurangi kadar besi tinggi adalah GAC yang dihasilkan dari arang tempurung kelapa yang dipanaskan  dengan temperatur panas minimal 900-1000 derajat celsium. Kelebihannya  cara  penggunaan dan perawatannya mudah hasilnya bisa maksimal, kelemahannya biayanya mahal...  

Begitulah sekelumit TINGKAT KESULITAN USAHA AIR ISI ULANG DENGAN AIR SUMUR BOR  YANG MENGANDUNG KADAR BESI TINGGI,  namun satu hal yang harus kita pahami, air itu menangkap bahasa kita, apabila kita berfikir negatif tentang air menjadi negatiflah dia, dan sebaliknya apabila kita berfikir positif tentang air itu maka menjadi positiflah air itu dan hasilnya tentu kita yang menerima dan merasakannya. Alam ini jika kita sayang padanya maka alam pun sayang pada kita...

Demikianlah  pengalaman dan pengalaman pribadi penulis saat berusaha mencoba menjalankan usaha air isi ulang dengan sumber air baku sumur bor yang mengandung kadar besi diatas 2 ml/liter airnya semoga sobat semua tidaklah berkecil hati apabila mengalami masalah seperti yang saya alami.. Kita bisa sharing-sharing kok berbagi pengalaman masing-masing guna kebaikan kita dan orang banyak... ok sobbb....  Semoga tulisan yang jauh dari sempurna masih dapat memberi infirasi  bagi kita semua..

Penulis: Yuswanto
Sumber  : Infirasi dan pengalaman Admin

04 Juni 2014

MENJAGA KESEHATAN GIGI

MENJAGA KESEHATAN GIGI.. Rongga mulut merupakan gerbang utama dari proses pencernaan makanan kita. Pencernaan makanan dimulai saat  makanan dikunyah dan dicampur dengan ludah lalu masuk ke dalam lambung dan akhirnya diserap di dalam usus.Organ untuk mengunyah yaitu gigi geligi bersama jaringan penyangganya yang baik.merupakan persyaratan bagi pencernaan yang optimal. Selain itu gigi  geligi juga berperan penting pada waktu kita berbicara dan juga di perlukan untuk untuk mempercantik wajah dan penampilan kita. Oleh karena itu menjaga kesehatan gigi geligi sangatlah perlu untuk diperhatikan.

Di tengah masyarakat kita masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa kita penting untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi, dan sebaliknya banyak masyarakat menyadarinya  dan mengetahui pentingnya kebersihan mulut dan menjaga kesehatan gigi, namun karena disebabkan ekonomi yang lemah hingga  mereka tak pernah memeriksakan kesehatan gigi pada dokter gigi secara teratur bahkan mengabaikannya sama sekali, dan akhirnya kebersiahn mulut da kesehatan gigi dianggap  sepele dan tidak  harus mengunjungi dokter gigi secara teratur, itu juga dilema ditengah masyarakat MENJAGA KESEHATAN GIGI yang penting gosok gigi dengan pasta gigi tiap hari dianggap selesai dan cukup..
Dunia kesehatan mengenal istilah " Mencegah lebih baik dari pada mengobati " oleh karena itu mengenali penyakit gigi juga di perlukan untuk merawat kesehatan gigi kita.

Kenali Gingivis
Gingivis adalah penyakit radang gusi (gingiva) yang di tandai dengan gusi berwarna kemerahan, bengkak atau kelihatan menurun, kadang-kadang mudah berdarah saat menyikat gigi, gigi terasa goyang sakit bila di sentuh dan sering terasa bau mulut yang tak sedap. Banyak diantara kita yang belum mengetahui bahwa gingivis merupakan tahap awal dari infeksi gigi dan ancaman yang cukup serius bagi orang yang berusia 30 tahun keatas.
Mengapa orang dewasa lebih rentan terhadap penyakit ini? Penyebab utamanya adalah kelalaian dan perawatan gigi yang tidak tepat.Jika kita tidak merawat gusi dan gigi sebagaimana seharusnya maka bakteri dalam mulut akan berkembangbiak sehingga menyebabkan kerusakan gusi dan gigi. Jika hal ini di biarkan berlanjut maka gusi akan rusak atau menurun sehingga terjadi periodontitis (radang pada jaringan penyangga gigi), bernanah (abses Gusi) serta gigi akan menjadi goyang dan kemudian tanggal meskipun masih baik.
Gusi atau gingiva merupakan jaringan yang menutupi 2/3 bagian gigidan sangat penting untuk menjaga keutuhan gigi. Salah satu penyebab terjadinya gingivitis adalah adanya  plak gigi.

Plak gigi
Plak gigi atau pelikel adalah suatu lapisan bahan organik yang terjadi segera sesudah pembersihan gigi secara mekanis yang diikuti dengan terjadinya kolonisasi bakteri rongga mulut dalam lapisan tersebut. Jadi secara normal pembentukan plak gigi terjadi pada leher gigi atas gusi.
Cepat lambatnya pembentukan plak gigi tergantung dari kecepatan kolonisasi ketiga unsur tadi serta penggunaan bahan pembersih gigi yang dapat mencegah terjadinya plak gigi.
Secara klinis plak gigi dapat dilihat 3-4 jam sesudah pembersihan gigi dan plak mulai terbentuk dan dapat diukur satu jam setelah gigi di bersihkan serta penumpukan maksimal terjadi lebik kurang 20 hari. Plak yang tertimbun akan memproduksi racun yang menyebabkan radang gusi atau gingivis dan asam laktat yang terbentuk dalam plak akan membuat lapisan email menjadi rapuh dan berlubang dan akibatnya akan menyebabkan kita sering terserang sakit gusin dan gigi. Oleh sebab itu sangatlah penting bagi kita memilih pasta gigi yang baik untuk gusi dan gigi kita, serta kedokter gigi tiap 6 bulan sekali.. semoga bermanfaat.

Penulis: Yuswanto
Di sarikan berbagai sumber.